Contoh Bisnis Online

webmaster 07 Maret 2018 Bisnis Online

Bisnis online adalah bisnis millenium yang bisa dijalankan oleh siapa saja tanpa batasan usia. Apalagi bisnis online ini semakin hari menjadi trend dan diminati oleh generasi millenial yang ingin belajar wirausaha dengan modal dengkul. Bisnis online apa saja kiranya yang dapat menghasilkan pendapatan secara daring ?. Kali ini, penulis mencoba memberikan beberapa contoh bisnis online yang bisa anda jalankan untuk menghasilkan pendapatan online.

Online retail: Ketika anda punya barang yang dijual eceran dan menawarkannya untuk dijual secara daring, maka anda telah memasuki dunia ritel daring. Pelanggan yang menjadi konsumen biasanya adalah konsumen individu dalam masyarakat umum yang membeli barang atau jasa untuk penggunaan pribadi. Adapun motif konsumen individu untuk belanja online dari produk atau jasa yang anda tawarkan secara daring tentunya berbeda antara yang satu dengan yang lain. Ada yang memilih belanja online sebab tidak harus keluar rumah dan menghadapi kemacetan, ada yang memilih karena brand termahal dan bergengsi hanya di jual secara online, dan masih banyak motif yang lainnya. Semakin pesatnya perkembangan internet dan ponsel cerdas, mendorong bisnis-bisnis tradisional untuk menghasilkan pendapatan dari sisi penjualan online. 

Online wholesale: Hampir sama dengan ritel online, yang membedakan adalah jumlah barang yang dijual. Online wholesale atau grosir daring menjual barangnya dalam jumlah satuan dan tidak dijual eceran. Pelanggan yang menjadi konsumennya biasanya membeli dalam jumlah besar dan kemudian dijual kembali. Grosir daring ini secara keseluruhan maupun sebagian telah dijalankan oleh produsen-produsen dalam skala mikro hingga menengah. 

Online drop shipping: Bagi anda yang memiliki modal sedikit, maka anda bisa bekerja sama dengan mitra dalam hal ini supplier yang dapat menyediakan barang atau produk yang kemudian dikirim ke pelanggan anda. Menjadi drop shipper, anda tidak akan direpotkan masalah pengemasan maupun pengiriman barang, sebab telah ditangani oleh pihak supplier. Kelemahan menjadi drop shipper adalah anda tidak tahu stok barang yang tersedia sehingga anda akan kesulitan menghadapi komplain dari pelanggan anda. Pastikan anda tahu bahwa barang yang dijual tersedia dan dapat terkirim sampai ke pelanggan.

Online reseller: Ketika drop shipper hanya memerlukan modal sedikit dan tak direpotkan dengan pengemasan dan pengiriman barang lain halnya dengan reseller, sebab diperlukan modal yang tidak sedikit dan anda pastinya akan direpotkan dengan pegemasan dan pengiriman barang ke pelanggan anda. Menjadi reseller memiliki kelebihan, sebab barang ada di tangan kita sehingga kita bisa mengetahui stok barang setiap waktu dan dapat menjelaskan detail produk ke pelanggan. Apalagi jika anda didukung dengan website toko online yang anda kelola secara mandiri, maka anda dapat memantau jumlah pemesan, transaksi, laporan penjualan, retur penjualan ataupun retur pembelian. Anda pun dapat mendesain toko online anda sesuai dengan ciri khas brand yang ingin anda pasarkan, tentunya dengan bantuan desainer website professional.

Online marketplace: Online Marketplace adalah pasar daring dimana kita dapat membuka lapak atau toko yang telah disediakan oleh penyedia pasar tersebut. Anda dapat menggeluti bisnis online dengan membuka toko online di pasar online, layaknya pasar tradisional atau pun mall, dengan sejumlah lapak dan gerai-gerai toko di dalamnya, pengunjung maupun pelanggan dapat secara bebas mencari dan membeli produk yang akan dibeli. Apa saja online marketplace yang bisa anda gunakan untuk membuka lapak atau membuat toko online anda ?. Bukalapak, Tokopedia, Lazada, Blibli, Blanja, HijUp adalah beberapa nama online marketplace yang bisa anda gunakan untuk memulai bisnis online anda. Anda tinggal daftar dan mulailah menawarkan barang untuk dijual secara daring. Pada beberapa layanan online marketplace menyediakan fitur upgrade toko online yang tentunya meminta anda untuk berlangganan tiap bulannya. Adapun fitur-fitur toko online yang disediakan oleh online marketplace cukup memadai bagi retailer maupun reseller, seperti daftar produk, tambah produk, transaksi penjualan, laporan penjualan, retur penjualan dan statistik toko online. 

Bisnis layanan: Bisnis online ini tergolong bisnis online dengan biaya sangat mahal untuk membangunnya. Aplikasi-aplikasi atau layanan berbasis web, juga disebut sebagai software as service(Saas) yang dibangun memerlukan sumber dana yang tidak sedikit. Oleh sebab itu pelanggan dari bisnis ini biasanya dari konsumen bisnis personal, institusi, usaha mikro menengah, hingga bisnis skala besar. Apa saja contoh dari bisnis online ini ?. Yukbisnis, sirclo, kata.ai, akuntansiOnline, amplifia, Sleekr, Talenta, Turboly, Jojonomic, Handl dan lain sejenisnya merupakan contoh-contoh bisnis online layanan yang memberikan solusi online sesuai kebutuhan spesifik dari pelanggannya. Dengan adanya bisnis layanan online ini, kita dapat menggunakannya dimana saja dan kapan saja asalkan terkoneksi dengan jaringan internet. 

Situs konten: Menerapkan biaya untuk produk konten dan informasi termasuk dalam kategori bisnis online yang bisa diterima, asalkan kontennya mencukupi nilai yang dirasakan, baik informatif, edukatif, ataupun hiburan. Anda bisa memulainya dengan menjual ebook karya anda, situs konten video tutorial berlangganan(situs konten tentang buat kue, cara membuat website, SEO dan internet marketing, copywriting, dsb). 

Baca juga: Tujuh alasan utama untuk memulai bisnis online

Dari contoh-contoh bisnis online yang telah diuraikan, barangkali anda memiliki ide-ide bisnis online selain yang telah dicontohkan. Anda bisa meninggalkan komentar dan berbagi. Selamat berbisnis online.

Photo by Lauren Roberts on Unsplash